Main Article Content

Abstract

DC-DC Converter merupakan sebuah device yang mengubah atau mengkonversi energi listrik dari satu nilai tegangan ke nilai tegangan lainnya dengan cara menaikkan atau menurunkan tegangan sesuai dengan keluaran yang diinginkan. Salah satu topologi dari DC-DC Converter adalah Cuk Converter. Cuk Converter dipilih karena memiliki arus yang kontinyu pada sisi input maupun output. Untuk mendapatkan nilai daya yang optimum panel surya dibutuhkan metode MPPT (Maximum Power Point Tracker) pada DC-DC Converter. Algoritma yang digunakan pada penelitian ini  adalah Incremental Conductance (IC). Keluaran algoritma ini adalah berupa duty cycle yang digunakan sebagai switching mosfet pada converter. Metode IC dipilih karena dapat menghasilkan daya keluaran dan kecepatan tracker MPP (Maximum Power Point) yang lebih tinggi disbanding metode P&O (Perturb & Observe). Sistem ini diuji dengan panel surya 100 Wp. Dari hasil pengujian system menggunakan MPPT didapatkan daya keluaran tertinggi saat intensitas cahaya matahari sebesar 198000 Lux yaitu 37,9W dengan effisiensi sebesar 88 persen.

Keywords

Cuk Converter MPPT Incremental Conductance

Article Details

References

  1. M. Amiruddin, “Dc To Dc Converter Untuk Sistem Charger Accumulator Otomatis Energi Solar Cell,” J. Ilm. Teknosains, vol. 4, no. 1, pp. 29–34, 2018, doi: 10.26877/jitek.v4i1.2304.
  2. M. Effendy, N. A. Mardiyah, and K. Hidayat, “Implementasi Maximum Power Point Tracking pada Photovoltaic Berbasis P&O-Fuzzy,” J. Nas. Tek. Elektro dan Teknol. Inf., vol. 6, no. 1, pp. 2–7, 2017, doi: 10.22146/jnteti.v6i1.302.
  3. S. UTAMI, S. SAODAH, and A. PUDIN, “Penggunaan Algoritma Incremental Conductance pada MPPT dengan Buck Converter untuk Pengujian Indoor dan Outdoor,” ELKOMIKA J. Tek. Energi Elektr. Tek. Telekomun. Tek. Elektron., vol. 6, no. 1, p. 97, Apr. 2018, doi: 10.26760/elkomika.v6i1.97.
  4. T. Alamsyah, A. Hiendro, and Z. Abidin, “Analisis Potensi Energi Matahari Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya Menggunakan Panel Mono-Crystalline dan Poly-Crystalline Di Kota Pontianak dan Sekitarnya,” J. Tek. Elektron., p. 10, 2019.
  5. I. Winarno, F. Teknik dan Ilmu Kelautan, U. Hang Tuah Surabaya Jl Arief Rachman Hakim No, and J. Timur, “Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia,” Univ. AMIKOM Yogyakarta, 2018.
  6. A. Fauzi, M. Facta, and S. Sudjadi, “Perencanaan Maximum Power Point Tracking (Mppt) Dengan Metode Perturb and Observe Pada Panel Surya,” Transient, vol. 7, no. 4, p. 918, 2019, doi: 10.14710/transient.7.4.918-924.
  7. F. Padillah and S. Saodah, “Perancangan dan Realisasi Konverter DC-DC Tipe Boost Berbasis Mikrokontroler ATMEGA 8535,” J. Reka Elkomika ©Teknik Elektro | Itenas J. Online Inst. Teknol. Nas. J. Reka Elkomika, vol. 2, no. 1, pp. 2337–439, 2014.
  8. D. Dewatama, M. Fauziyah, and H. K. Safitri, “Optimasi Buck Converter Pada Solar Tree Menggunakan Kontrol Logika Fuzzy,” J. Eltek, vol. 15, no. 02, pp. 36–51, 2017, [Online]. Available: https://elkolind.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/view/117%0Ahttps://elkolind.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/download/117/102
  9. D. Dewatama, M. Fauziah, and H. K. Safitri, “Kendali Dc-Dc Converter Pada Portable Pico-Hydro Menggunakan Pid Kontroller,” J. Eltek, vol. 16, no. 2, p. 113, 2018, doi: 10.33795/eltek.v16i2.103.
  10. P. Hridya, A. Anu, R. Aiswary, and U. P. Syama, “Comparison of Speed Control of DC Motors with Buck, Buckboost and CUK Converter,” 2018 Int. Conf. Control. Power, Commun. Comput. Technol. ICCPCCT 2018, pp. 386–391, 2018, doi: 10.1109/ICCPCCT.2018.8574306.
  11. K. Manikandan, A. Sivabalan, R. Sundar, and P. Surya, “A Study of Landsman, Sepic and Zeta Converter by Particle Swarm Optimization Technique,” 2020 6th Int. Conf. Adv. Comput. Commun. Syst. ICACCS 2020, pp. 1035–1038, 2020, doi: 10.1109/ICACCS48705.2020.9074164.
  12. A. Tripathi and A. Verma, “Design and implementation of Cuk converter for power factor correction of PMBLDC motor drive,” Int. J. Recent Technol. Eng., vol. 8, no. 2 Special Issue 11, pp. 2181–2193, Sep. 2019, doi: 10.35940/ijrte.B1233.0982S1119.
  13. A. Kalaivani and S. K. Nandha Kumar, “Modifiedhigh Step-Upnon-Isolated Single Endedprimary Inductor Converter (SEPIC) for PV Applications,” 2018 Natl. Power Eng. Conf. NPEC 2018, pp. 1–5, 2018, doi: 10.1109/NPEC.2018.8476709.
  14. N. S. Jayalaksmi, D. N. Gaonkar, N. Anandh, and N. S. Kumar, “Design and implementation of single phase inverter based on Cuk converter for PV system,” Int. J. Renew. Energy Res., vol. 7, no. 2, pp. 585–591, 2017, doi: 10.20508/ijrer.v7i2.5452.g7033.
  15. A. L. Safroni, I. Winarno, and D. Rahmatullah, “Rancang Bangun Mppt Cuk Converter Dengan Metode Hill Climbing Pada Wind Turbine Dengan Monitoring Iot,” Citee, pp. 132–138, 2019.
  16. A. Saleh, W. Hadi, M. C. Anwar, J. Kalimantan, and N. 37 Jember, “DESAIN KONTROL MAXIMUM POWER POINT TRAKER (MPPT) MENGGUNAKAN INCREMENTAL CONDUCTANCE (INC) PADA DC/DC TIPE SEPIC.”
  17. F. Integrated, H. E. Linear, and C. Sensor, “ACS712,” pp. 1–14.
  18. T. Sulis, R. Ika Putri, T. Elektronika, T. Elektro, and P. Negeri Malang, “JOURNAL OF APPLIED SMART ELECTRICAL NETWORK AND SYSTEMS (JASENS) Optimasi Sistem Photovoltaik Menggunakan Konverter Cuk Berbasis Metode Simple Perturb and Observe,” vol. 2, no. 1, pp. 24–29, 2021, [Online]. Available: http://journal.isas.or.id/index.php/JASENS
  19. D. Dewatama, S. Siswoko, H. K. Safitri, and O. Melfazen, “MPPT using Firefly Algorithm for Cuk Converter in Photovoltaic,” Elkha, vol. 14, no. 1, p. 34, 2022, doi: 10.26418/elkha.v14i1.52461.