Main Article Content

Abstract

Motor induksi banyak digunakan karena


kemudahan dalam perawatan dan penggunaannya. Pada proses


starting secara langsung, motor induksi memiliki kekurangan


yaitu arus starting yang cukup tinggi sehingga menurunkan


efisiensi energi listrik dan mengganggu kinerja peralatan listrik


lain dalam satu jaringan listrik. Dengan starting menggunakan


softstarter maka lonjakan arus listrik dapat diminimalkan.


Softstarter bekerja dengan memberi tegangan rendah saat motor


mulai berputar dan secara bertahap menaikkan tegangannya


sampai motor berputar dengan kecepatan nominalnya. Dengan


menaikkan tegangan secara bertahap maka lonjakan arus saat


proses starting dapat diminimalkan. Oleh karena itu, metode


kontrol PID diperlukan untuk mengatur arus starting motor


agar sesuai dengan setpoint. Pada softstarter ini menggunakan


nilai konstanta Kp= 75, Ki=10, dan Kd=0,1. Penelitian ini


menggunakan motor Pompa Submersible 180 Watt. Pada saat


proses starting menggunakan softstarter, masih mengalami


lonjakan arus 0,25A dari arus nominal ketika motor tanpa beban


air dan terjadi lonjakan 0,3A dari arus nominal motor dengan


beban air.

Keywords

motor induksi softstarter PID pompa submersible

Article Details

References

Read More