Revitalisasi Kopi Melalui Sinergi Teknologi, Digitalisasi, dan Cerita Budaya dalam Mendukung Kearifan Lokal Desa Balesari Magelang
Coffee Revitalization Through the Synergy of Technology, Digitalization, and Cultural Stories in Support of the Local Wisdom of Balesari Village, Magelang
DOI:
https://doi.org/10.33795/jindeks.v10i2.9648Keywords:
budaya, revitalisasi kopi, teknologiAbstract
Desa Balesari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, memiliki potensi besar dalam sektor kopi, khususnya kopi robusta, yang dikelola oleh BUMDes dan UMKM lokal seperti Kopi Giyanti. Meskipun memiliki cita rasa khas dan telah meraih pengakuan dalam kompetisi lokal, pengembangan kopi di desa Balesari menghadapi berbagai tantangan, antara lain minimnya pemanfaatan teknologi produksi yang menyebabkan rendahnya kuantitas dan kualitas, terbatasnya jangkauan pemasaran yang masih mengandalkan metode konvensional, serta kurangnya strategi pemasaran berbasis kearifan lokal yang dapat meningkatkan daya saing. Oleh karena itu, program ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan teknologi produksi kopi melalui pelatihan penggunaan mesin grinder dan teknologi pengolahan kopi yang lebih aman dan efisien, memperluas jangkauan pemasaran melalui edukasi pemanfaatan e-commerce dan media sosial, serta mengembangkan strategi pemasaran berbasis storytelling yang mengangkat sejarah dan tradisi kopi di Desa Balesari sebagai nilai jual utama. Metode yang digunakan mencakup pelatihan, demonstrasi lapangan, pembuatan akun bisnis digital, produksi konten promosi berbasis budaya untuk memperkuat branding dan memperluas jaringan pemasaran. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan teknologi produksi dan digitalisasi pemasaran yang menonjolkan cerita budaya. Hal tersebut didukung oleh hasil evaluasi 20 pelaku usaha kopi di Balesari dimana pemahaman penggunaan mesin mitra meningkat dari 50% menjadi 80%, mitra juga mengalami peningkatan pemahaman K3 dari 60% menjadi 85% , dan peningkatan pemahaman cara merawat mesin dari 40% menjadi 75%. Selain itu, hasil evaluasi pada bidang pemasaran digitalisasi yang dikaitkan dengan cerita budaya juga mengalami peningkatan pada aspek pemahaman konsep digitalisasi dari 30% menjadi 75%, pemanfaatan teknologi digital dari 50% menjadi 85% dan pada aspek pemahaman penggunaan aplikasi digital dari 36% menjadi 81,3%. Hasil pelatihan ini juga menghasilkan rumusan cerita budaya yang menjadi tema untuk diangkat pada tiap promosi produk kopi Balesari.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nila Nurlina, Herlita Prawenti, Her Tafga Arfanindita, Tri Retno Setiyawati, Salimah Auliyya Nur Azizah, Anida Puspita Wulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




