Revitalisasi Kopi Melalui Sinergi Teknologi, Digitalisasi, dan Cerita Budaya dalam Mendukung Kearifan Lokal Desa Balesari Magelang

Coffee Revitalization Through the Synergy of Technology, Digitalization, and Cultural Stories in Support of the Local Wisdom of Balesari Village, Magelang

Authors

  • Nila Nurlina Universitas Tidar
  • Herlita Prawenti Universitas Tidar
  • Her Tafga Arfanindita Universitas Tidar
  • Tri Retno Setiyawati Universitas Tidar
  • Andreas Yogi Prasetyo Universitas Tidar
  • Anida Puspita Wulandari Universitas Tidar
  • Salimah Auliyya Nur Azizah Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.33795/jindeks.v10i2.9648

Keywords:

budaya, revitalisasi kopi, teknologi

Abstract

Desa Balesari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, memiliki potensi besar dalam sektor kopi, khususnya kopi robusta, yang dikelola oleh BUMDes dan UMKM lokal seperti Kopi Giyanti. Meskipun memiliki cita rasa khas dan telah meraih pengakuan dalam kompetisi lokal, pengembangan kopi di desa Balesari menghadapi berbagai tantangan, antara lain minimnya pemanfaatan teknologi produksi yang menyebabkan rendahnya kuantitas dan kualitas, terbatasnya jangkauan pemasaran yang masih mengandalkan metode konvensional, serta kurangnya strategi pemasaran berbasis kearifan lokal yang dapat meningkatkan daya saing. Oleh karena itu, program ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan teknologi produksi kopi melalui pelatihan penggunaan mesin grinder dan teknologi pengolahan kopi yang lebih aman dan efisien, memperluas jangkauan pemasaran melalui edukasi pemanfaatan e-commerce dan media sosial, serta mengembangkan strategi pemasaran berbasis storytelling yang mengangkat sejarah dan tradisi kopi di Desa Balesari sebagai nilai jual utama. Metode yang digunakan mencakup pelatihan, demonstrasi lapangan, pembuatan akun bisnis digital, produksi konten promosi berbasis budaya untuk memperkuat branding dan memperluas jaringan pemasaran. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan teknologi produksi dan digitalisasi pemasaran yang menonjolkan cerita budaya. Hal tersebut didukung oleh hasil evaluasi 20 pelaku usaha kopi di Balesari dimana pemahaman penggunaan mesin mitra meningkat dari 50% menjadi 80%, mitra juga mengalami peningkatan pemahaman K3 dari 60% menjadi 85% , dan peningkatan pemahaman cara merawat mesin dari 40% menjadi 75%. Selain itu, hasil evaluasi pada bidang pemasaran digitalisasi yang dikaitkan dengan cerita budaya juga mengalami peningkatan pada aspek pemahaman konsep digitalisasi dari 30% menjadi 75%, pemanfaatan teknologi digital dari 50% menjadi 85% dan pada aspek pemahaman penggunaan aplikasi digital dari 36% menjadi 81,3%. Hasil pelatihan ini juga menghasilkan rumusan cerita budaya yang menjadi tema untuk diangkat pada tiap promosi produk kopi Balesari.

Mesin Kopi

Downloads

Published

27-06-2026