Main Article Content

Abstract

Kontes Robot Indonesia (KRI) adalah kompetisi nasional dalam bidang robotika yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Salah satu kategorinya, Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), mengikuti tema dan aturan dari ABU Robocon. Pada tahun 2024, tema "Harvest Day" mengharuskan robot bergerak otomatis tanpa intervensi manual, menjadikan lokalisasi yang akurat sangat penting untuk memastikan pergerakan robot yang tepat di arena. Lokalisasi, yang merupakan proses penentuan posisi robot, dilakukan menggunakan Robot Operating System (ROS), memanfaatkan pustaka seperti Gazebo dan RViz untuk meningkatkan akurasi dan pemantauan gerakan robot. Dengan Adaptive Monte Carlo Localization (AMCL) dan sensor RPLidarA1M8, robot dapat menentukan posisinya pada sumbu x dan y, serta arah gerak berikutnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa AMCL dalam ROS efektif untuk lokalisasi dan perencanaan jalur dengan parameter yang dapat disesuaikan. Namun, untuk hasil optimal, diperlukan peningkatan desain perangkat keras, terutama pada swerve drive dan rotary encoder, serta komunikasi yang lebih efisien antara mikrokontroler STM32F407VGTx dan laptop agar perencanaan jalur lebih cepat dan efektif.

Keywords

Robot Operating System (ROS) Adaptive Monte Carlo Localization (AMCL) sensor RPLidarA1M8 Metode High Precision Path Planning

Article Details

References

Read More