Main Article Content
Abstract
Stunting balita masih menjadi persoalan kesehatan serius di Indonesia, termasuk di wilayah binaan BKKBN Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, yang selama ini mengandalkan pengukuran antropometri manual sehingga rawan kesalahan pencatatan dan keterlambatan pelaporan data ke SIGA maupun e-PPGBM. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun alat pengukur tinggi dan berat badan balita berbasis Internet of Things (IoT) yang menghasilkan data secara otomatis, akurat, real-time, dan terintegrasi guna mendukung deteksi dini risiko stunting. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D), dengan alat yang menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur tinggi badan, serta sensor load cell dan modul HX711 untuk mengukur berat badan, yang hasilnya diklasifikasikan berdasarkan standar pertumbuhan WHO dan dikirimkan otomatis melalui Telegram Bot. Pengujian dilakukan terhadap 30 balita usia 24-60 bulan di dua posyandu Kecamatan Keluang, dengan hasil dibandingkan terhadap alat ukur konvensional. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata galat pengukuran tinggi badan sebesar 0,27% dan berat badan sebesar 1,04%, dengan 27 balita berada pada zona pertumbuhan optimal dan 2 balita teridentifikasi pada zona pemantauan prioritas yang memerlukan evaluasi lebih lanjut. Sistem ini terbukti mempercepat kerja kader Posyandu, penyuluh KB, dan kader kesehatan dalam pemantauan pertumbuhan balita, meskipun keluarannya tetap berupa informasi awal dan bukan diagnosis klinis.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2026 Akhmad Khudri, Sari Yulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- M. K. Irma, “Cegah Stunting pada Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan,” Bunga Rampai Chapter Stunting, vol. 2, hlm. 137–155, 2025.
- A. R. Pahlevi, “Angka Prevalensi Stunting di Sumsel Tercatat 15,9 Persen,” Detiksumbagsel, Des. 2025. [Online]. Tersedia: https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-7938652/angka-prevalensi-stunting-di-sumsel-tercatat-15-9-persen
- Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu,” Jakarta, Indonesia, Sep. 2024.
- S. W. Fauzi, N. S. Nurfebruary, M. Ula, F. Nisa, dan M. Ikhwani, “Perancangan alat pengukuran tinggi dan berat badan berbasis Internet of Things untuk deteksi stunting pada bayi usia 1-12 bulan di Posyandu,” Journal of Science and Social Research, vol. 8, no. 3, hlm. 5189–5195, Agu. 2025.
- M. Susilawati, A. Rosyada, S. Syamsia, dan A. Dariusmansyah, “Prevalensi stunting berdasarkan ketersediaan air bersih, jamban sehat, dan keluarga perokok di Kabupaten Musi Banyuasin,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, vol. 20, no. 3, hlm. 6–12, Sep. 2025.
- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Peraturan Bupati Musi Banyuasin Nomor 85 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Musi Banyuasin. Sekayu, Indonesia, 2022.
- N. Batra dan S. Goyal, “Introduction to IoT (Internet of Things),” dalam IoT Fundamentals with a Practical Approach, 2024, hlm. 1–16, doi: 10.1201/9781003307488-1.
- M. Nizam dan H. Yuana, “Mikrokontroler ESP32 Sebagai Alat Monitoring Pintu Berbasis Web,” Jurnal Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Islam Balitar, vol. 6, no. 2, hlm. 767–772, 2022.
- B. A. Salsabilah dkk., “Pengujian Akurasi Sensor Ultrasonik HC-SR04 dalam Mengukur Jarak Suatu Benda,” Prosiding Konferensi Nasional Inovasi Pertanian (NACIA), hlm. 175–180, 2024, doi: 10.25047/nacia.v2i1.236.
- A. Saputra, A. Supriyanto, dan A. Surtono, “Desain dan Realisasi Alat Ukur Massa (Neraca Digital) Menggunakan Sensor Load Cell Berbasis Arduino,” Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika, vol. 10, no. 2, hlm. 159–168, 2022.
- World Health Organization, “Child Growth Standards.” [Online]. Tersedia: https://www.who.int/tools/child-growth-standards. [Diakses: 4 Jun. 2026].
References
M. K. Irma, “Cegah Stunting pada Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan,” Bunga Rampai Chapter Stunting, vol. 2, hlm. 137–155, 2025.
A. R. Pahlevi, “Angka Prevalensi Stunting di Sumsel Tercatat 15,9 Persen,” Detiksumbagsel, Des. 2025. [Online]. Tersedia: https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-7938652/angka-prevalensi-stunting-di-sumsel-tercatat-15-9-persen
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu,” Jakarta, Indonesia, Sep. 2024.
S. W. Fauzi, N. S. Nurfebruary, M. Ula, F. Nisa, dan M. Ikhwani, “Perancangan alat pengukuran tinggi dan berat badan berbasis Internet of Things untuk deteksi stunting pada bayi usia 1-12 bulan di Posyandu,” Journal of Science and Social Research, vol. 8, no. 3, hlm. 5189–5195, Agu. 2025.
M. Susilawati, A. Rosyada, S. Syamsia, dan A. Dariusmansyah, “Prevalensi stunting berdasarkan ketersediaan air bersih, jamban sehat, dan keluarga perokok di Kabupaten Musi Banyuasin,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, vol. 20, no. 3, hlm. 6–12, Sep. 2025.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Peraturan Bupati Musi Banyuasin Nomor 85 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Musi Banyuasin. Sekayu, Indonesia, 2022.
N. Batra dan S. Goyal, “Introduction to IoT (Internet of Things),” dalam IoT Fundamentals with a Practical Approach, 2024, hlm. 1–16, doi: 10.1201/9781003307488-1.
M. Nizam dan H. Yuana, “Mikrokontroler ESP32 Sebagai Alat Monitoring Pintu Berbasis Web,” Jurnal Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Islam Balitar, vol. 6, no. 2, hlm. 767–772, 2022.
B. A. Salsabilah dkk., “Pengujian Akurasi Sensor Ultrasonik HC-SR04 dalam Mengukur Jarak Suatu Benda,” Prosiding Konferensi Nasional Inovasi Pertanian (NACIA), hlm. 175–180, 2024, doi: 10.25047/nacia.v2i1.236.
A. Saputra, A. Supriyanto, dan A. Surtono, “Desain dan Realisasi Alat Ukur Massa (Neraca Digital) Menggunakan Sensor Load Cell Berbasis Arduino,” Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika, vol. 10, no. 2, hlm. 159–168, 2022.
World Health Organization, “Child Growth Standards.” [Online]. Tersedia: https://www.who.int/tools/child-growth-standards. [Diakses: 4 Jun. 2026].