Pengendalian Kecepatan Crusher Motor Dengan Metode PID Control Menggunakan DCS (Distributed Control System) Pada Proses Ekstraksi Daging Buah Sirsak

Authors

  • Mohammad Dwi Yanwar

Abstract

Proses ekstrak buah sirsak menjadi bubuk

terdapat empat proses yaitu crusher (penghancur), spinner

(penyaring), mixing (pencampuran), dan drying (pemasanan).

Proses crusher (penghancur) digunakan untuk mempermudah

pengambilan sari sirsak yang akan di proses menjadi bubuk

nantinya. Proses ini dilakukan dengan perbandingan 1:1 yaitu

1 kg buah sirsak dengan 1 liter air dan menggunakan metode

PID control pada kecepatan crusher motor untuk

mendapatkan waktu yang lebih efisien dengan hasil yang baik

dengan kontroler DCS.

Prinsip kerja dari sistem crusher ini

adalah dengan menstabilkan kecepatan crusher motor sesuai

dengan set point yang diberikan pada PC sebagai operator

station. Dengan hasil nilai parameter Kp, Ki, dan Kd

didapatkan dengan perhitungan metode Ziegler Nichols 2

dengan nilai Kp=0.6 Ki = 1.5 dan Kd = 0.375 . Memiliki

delay time (td) sebesar 0.5 s, rise time (tr) 4 s, peak time (tp) 5

s dan Maximum Overshoot (Mo) sebesar 20% pada setpoint

1500 rpm dan nilai delay time (td) sebesar 0.7 s, rise time (tr)

1 s, peak time (tp) 2.2 s dan Maximum Overshoot (Mo) sebesar

40% pada setpoint 2000 rpm

Published

12-11-2023