Pengontrolan Kecepatan Bulking Agent Mixing Motor Pada Proses Ekstraksi Daging Buah Sirsak Menggunakan DCS (Distributed Control System) Dengan Metode PID

Authors

  • Muhammad Nurul Burhan

Abstract

Ada empat tahap pemrosesan ekstrak buah

sirsak menjadi bubuk yaitu crusher (penghancur), spinner

(penyaring), mixing (pencampuran), dan drying (pemasanan).

Proses mixing (pencampur) merupakan proses untuk mengolah

sari perasan sirsak dengan mencampurkan bulking agent

kedalamnya untuk memperoleh campuran yang siap dijadikan

bubuk nantinya. Proses

mixing

dilakukan dengan

menambahkan maltodekstrin sebanyak 200 gram/liter dan

tween-80 sebanyak 5 ml/liter dan menggunakan metode

kontrol PID pada pada pengontrolan mixing motor untuk

mendapatkan waktu yang lebih efisien dengan hasil yang baik

dengan kontroller DCS. Prinsip kerja dari sistem mixing ini

adalah dengan menstabilkan kecepatan mixing motor sesuai

dengan setpoint yang diberikan pada PC sebagai operator

station. Dengan hasil nilai parameter Kp, Ki, dan Kd

didapatkan dengan perhitungan metode Ziegler Nichols 2

dengan nilai Kp=0.6 Ki = 2 dan Kd = 0.5 . Memiliki nilai rise

time (tr) sebesar 27 s, settling time (ts) 22 s, peak time (tp) 27s

dan Percent Overshoot (Po) sebesar 0% pada setpoint 1500

rpm dan Kp=0.6 Ki = 2 dan Kd = 0.5 . Memiliki rise time (tr)

sebesar 9 s, settling time (ts) 8s, peak time (tp) 13 s dan

percent overshoot (Mo) sebesar 4% pada setpoint 500 rpm.

Downloads

Published

12-11-2023