Implementasi PID Control Untuk Pengedalian Suhu Foam Mat Drying Pada Proses Ekstrak Buah Sirsak Berbasis DCS (Distributed Control System)

Authors

  • Ilham Berlianto

Abstract

Buah Sirsak adalah buah yang memiliki

kandungan vitamin C tinggi yang dapat membantu

meningkatkan sistem imun tubuh, namun memiliki daya

simpan yang pendek sekitar 3-4 hari setelah proses

pematangan. Dengan dijadikan bubuk membuat daya simpan

lebih panjang dan lebih mudah dikonsumsi. Proses ektraksi

bubuk buah sirsak terdapat empat tahap yaitu crusher

(penghancuran),

spinner

(penyaringan),

mixing

(pencampuran), dan drying (pengeringan). Proses tahap drying

(pengeringan) digunakan untuk mengurangi kadar air busa

sirsak setelah proses mixing agar dapat dijadikan bubuk.

Prinsip kerja sistem drying ini adalah dengan menstabilkan

suhu oven sesuai setpoint yang diberikan. Salah satu upaya

untuk mengendalikan suhu secara otomatis yaitu dengan

menerapkan metode PID (Proportional- Integral-Derivatif).

Pada Alat ini menggunakan kontroler DCS, sensor suhu dan

heater sebagai aktuator. Berdasarkan pengujian menggunakan

metode Zieger – Nichlos I diperoleh respon sistem yang baik

pada suhu drying dengan setpoint 65°C dan beban 250 gram

yaitu Kp= 2,641; Ti= 328; Td= 82. Waktu yang dibutuhkan

dalam proses pengeringan busa sirsak dengan berat 250 gram

yaitu 2 jam 15 menit menghasilkan nilai presentase overshoot

1,5%, error steady state sebesar 0,5% dan settling time selama

30 menit.

Downloads

Published

12-11-2023